Puisi Kehidupan
TEORI KEHIDUPAN
abang Dhio'
abang Dhio'
Aku sudah bosan dengan teori kehidupan
pepatah-pepatah tentang hidup
dan kesoktahuan akan arah hidup yang belum kau jalani
pepatah-pepatah tentang hidup
dan kesoktahuan akan arah hidup yang belum kau jalani
Aku sudah jenuh mendengar ramalan-ramalan
firasat-firasat dan pertanda yang kau baca
tentang esok hari
firasat-firasat dan pertanda yang kau baca
tentang esok hari
Biarlah hidup tetap menyimpan segenap rahasia-rahasianya
Biarlah air kehidupan mengalir dengan segala kejutan-kejutanya
Biarlah perjalanan hidup senantiasa menggantung sederet tanda tanya
Biarlah air kehidupan mengalir dengan segala kejutan-kejutanya
Biarlah perjalanan hidup senantiasa menggantung sederet tanda tanya
Izinkan aku menghidupi hidupku
dalam ketidaksempurnaan pemahamanku tentang hidup dan kehidupan
Karena diam-diam aku sangat menikmatinya
dalam ketidaksempurnaan pemahamanku tentang hidup dan kehidupan
Karena diam-diam aku sangat menikmatinya
Toh, siapa yang bisa menebak dengan pasti apa yang terjadi esok hari?
Toh, hidup hanyalah permainan yang bukan disini ditentukan siapa juaranya?
Toh, hidup hanya menunda kekalahan dalam pergulatan dengan waktu?
Jauh atau dekat, cepat atau lambat, dimana dan kapan pun hidup meruang dan mewaktu
Toh, hidup hanyalah permainan yang bukan disini ditentukan siapa juaranya?
Toh, hidup hanya menunda kekalahan dalam pergulatan dengan waktu?
Jauh atau dekat, cepat atau lambat, dimana dan kapan pun hidup meruang dan mewaktu
Anak-anak bermain, tersenyum lebar, dan tertawa lepas
Mereka bersuka ria, walau terkadang harus menangis meronta-meronta
Mereka bersuka ria, walau terkadang harus menangis meronta-meronta
Remaja berpesta, dan berhura-hura, seolah hidup untuk selamanya
Dimabuk cinta, terpanah asmara, walau kadang harus merasai perihnya patah hati
Dimabuk cinta, terpanah asmara, walau kadang harus merasai perihnya patah hati
Pemuda bermimpi menaklukkan bumi, menembus batas langit
Untuk mereguk sari-pati segala keindahan dan kenikmatan dunia
Kadang harus merasai pahitnya kegagalan
Untuk mereguk sari-pati segala keindahan dan kenikmatan dunia
Kadang harus merasai pahitnya kegagalan
Tak sadar, hari pun sudah senja
Padahal rasanya, hidup baru dimulai kemarin
Padahal rasanya, hidup baru dimulai kemarin
Rambut yang dulu hitam legam, perlahan memutih
Tubuh yang dulu gagah menawan, perlahan ringkih dan rapuh
Wajah yang dulu rupawan, kini keriput tak lagi menarik perhatian
Tubuh yang dulu gagah menawan, perlahan ringkih dan rapuh
Wajah yang dulu rupawan, kini keriput tak lagi menarik perhatian
Namanya yang dulu dipuji dan dipuja, kini tinggal sayup-sayup
nyaris tak pernah terdengar
Teman, sahabat, dan kolega yang dulu selalu memburunya, kini semua berpaling tak menghiraukanya. Bak hilang ditelan bumi
nyaris tak pernah terdengar
Teman, sahabat, dan kolega yang dulu selalu memburunya, kini semua berpaling tak menghiraukanya. Bak hilang ditelan bumi
Yang tertinggal hanyalah hidup dalam dalam kesendirian dan kedukaan
Menanti tubuh terkubur di dalam tanah untuk dilupakan selama-lamanya
Sejenak termenung, dalam hati kecilnya bertanya-tanya
Menanti tubuh terkubur di dalam tanah untuk dilupakan selama-lamanya
Sejenak termenung, dalam hati kecilnya bertanya-tanya
Apalah artinya kekayaan tujuh gunung emas, jika hanya membuat kita tak bisa merasai nikmatnya pisang rebus
Apalah artinya kekuasaan setinggi raja hutan, jika hanya membuat nurani kita mati simpati pada semut-semut kecil
Apalah artinya ketenaran dan puji-puja, jika hanya membuat kita tak memiliki kehidupan kita sendiri
Apalah artinya prestasi menjulang tinggi, jika hanya membuat kita lupa cara menikmati secangkir kopi bersama di pagi hari
Apalah artinya kepintaran seluas samudera, jika hanya membuat kita merasa tidak nyaman bergaul dengan orang biasa
Apalah artinya pendidikan setinggi langit, jika hanya menciptakan tirani dan sekat-sekat antar manusia
Apalah artinya kekuasaan setinggi raja hutan, jika hanya membuat nurani kita mati simpati pada semut-semut kecil
Apalah artinya ketenaran dan puji-puja, jika hanya membuat kita tak memiliki kehidupan kita sendiri
Apalah artinya prestasi menjulang tinggi, jika hanya membuat kita lupa cara menikmati secangkir kopi bersama di pagi hari
Apalah artinya kepintaran seluas samudera, jika hanya membuat kita merasa tidak nyaman bergaul dengan orang biasa
Apalah artinya pendidikan setinggi langit, jika hanya menciptakan tirani dan sekat-sekat antar manusia
Apalah artinya hidup, jika kita tak mampu menghayati makna dibalik kehidupan
Apalah artinya hidup, jika kita lupa bagaimana menikmatinya
Apalah artinya hidup, jika kita buta pada kehidupan setelah hidup ini
Apalah artinya hidup, jika kita lupa bagaimana menikmatinya
Apalah artinya hidup, jika kita buta pada kehidupan setelah hidup ini
Argh, apalah artinya hidup,-


Komentar
Posting Komentar